Dengan menjelajahi situs ini, kamu bersedia penggunaan Cookie untuk penawaran iklan yang akan disesuaikan dengan minat kamu, untuk melakukan statistik dan untuk memfasilitasi pembagian informasi di jejaring sosial. Untuk mengetahui info lebih lanjut, klik di sini

Cara Mengatasi Nyeri dan Bengkak Gusi

Gusi nyeri terus menerus dapat disebabkan oleh hal-hal sederhana seperti menggosok gigi terlalu keras atau sariawan. Alasan lain untuk gusi nyeri termasuk memakai kawat gigi (behel), retainer, atau gigi palsu. Selain itu, bisa juga disebabkan oleh perubahan hormonal, kehamilan, atau menopause pada wanita. Masalah tersebut mungkin terjadi di sekitar waktu menstruasi. Sakit gusi juga bisa menjadi indikasi masalah kesehatan mulut yang lebih serius, seperti radang gusi, sariawan, atau periodontitis.

Penyebab gusi bengkak pada gigi berlubang

Radang gusi

Penyebab paling umum dari gusi bengkak adalah radang gusi atau gingivitis. Ini adalah kondisi gusi yang menyebabkan gusi membengkak dan meradang. Banyak orang tidak menyadari bahwa mereka menderita gingivitis karena gejalanya bisa sangat kecil. Namun, jika tidak diobati, gingivitis dapat berkembang menjadi penyakit yang jauh lebih berbahaya yang dikenal sebagai periodontitis, hingga kehilangan gigi. Gingivitis sering disebabkan oleh kebersihan gigi yang buruk, yang memungkinkan plak menumpuk di garis gusi dan gigi.

Partikel makanan tersangkut di gigi

Gusi bengkak bisa disebabkan oleh hal sederhana seperti partikel makanan yang bersarang di gigi. Makan popcorn, misalnya, dapat menyebabkan fragmen keras dari kernel terperangkap di antara gigi, yang sering menempel di gusi. Ini dapat dengan mudah menyebabkan iritasi dan pembengkakan di area tersebut, selain itu juga menyebabkan gusi belakang bengkak dan sakit saat mengunyah. Biasanya, gejala-gejala ini bersifat sementara dan akan hilang saat kita menyikat dan membersihkan partikel makanan di gigi.

Teknik menyikat gigi yang buruk

Karena gusi terbuat dari jaringan halus, menyikatnya secara tidak benar dapat menyebabkan cedera. Disarankan memilih sikat gigi dengan bulu nilon yang lembut dan ujung yang tumpul. Sikat gigi dengan bulu sedang atau keras dapat merusak email gigi atau menyebabkan gusi bengkak dan merah. Saat menyikat, sikat dengan lembut dan melingkar untuk memijat dan membersihkan gusi. periodontitis, as well as tooth loss. Gingivitis is frequently caused by poor dental hygiene, which permits plaque to accumulate on the gum line and teeth.

Efek samping dari beberapa obat

Beberapa obat dapat menyebabkan penebalan jaringan gusi, suatu kondisi yang dikenal sebagai "gingival overgrowth". Jaringan gusi membengkak ke titik yang mulai tumbuh di atas gigi yang meningkatkan risiko penyakit periodontal. Jaringan gusi yang bengkak membantu pertumbuhan kuman yang dapat merusak struktur gigi di sekitarnya.

Infeksi

Infeksi jamur dan virus berpotensi menyebabkan gusi bengkak. Jika kamu menderita herpes, kamu mungkin mengalami gingivostomatitis herpes akut, yang dapat menyebabkan gusi membengkak. Hal ini disebabkan oleh pertumbuhan berlebih dari ragi alami di dalam mulut. Kerusakan gigi yang tidak diobati dapat menyebabkan abses gigi juga.

Kehamilan

Gusi bengkak juga dapat berkembang selama kehamilan. Aliran hormon yang diproduksi oleh tubuh kamu selama kehamilan dapat meningkatkan aliran darah ke gusi. Karena peningkatan aliran darah, gusimu mungkin menjadi lebih mudah meradang, mengakibatkan pembengkakan. Perubahan hormonal ini juga dapat mengganggu kemampuan tubuhmu untuk memerangi kuman yang menyebabkan infeksi gusi.
Bagaimana cara mengobati gusi bengkak?
Bagaimana cara mengobati gusi bengkak?

Apa obat gusi bengkak yang ampuh?

Air garam

Berkumur dengan air garam dapat mengurangi peradangan dan membantu penyembuhan gusi.

Petunjuk:
1. Campurkan 1 sendok teh garam dan 8 ons air hangat.
2. Bilas mulut dengan larutan air garam ini selama 30 detik.
3. Ludahkan dan jangan ditelan.
4. Ulangi 2 - 3 kali setiap hari sampai bengkaknya hilang.

Kompres dingin

Kompres dingin dapat meredakan nyeri dan bengkak gusi.

Petunjuk:
1. Bungkus waslap atau handuk bersih di atas sekantong es yang dihancurkan, letakkan di wajah selama sekitar 5 menit.
2. Ulangi langkah 2 sampai 3 kali lagi.
3. Lakukan ini 2 - 3 kali setiap hari selama dua hari pertama setelah melihat gusi meradang.

Minum air lebih banyak

Minum air dapat membantu membersihkan sisa makanan dari gigi dan mengurangi kemungkinan pembentukan kuman dan plak yang merusak gusi.

Kunjungi dokter gigi

Jika gusimu telah bengkak selama lebih dari dua minggu, kamu harus mengunjungi dokter gigi. Dokter gigi akan menanyakan pertanyaan seperti kapan gejala mulai dan seberapa sering gejala tersebut muncul. Seorang dokter gigi dapat merekomendasikan obat kumur untuk membantu mencegah radang gusi dan menghilangkan plak. Mereka mungkin juga menyarankan kamu untuk menggunakan merek pasta gigi tertentu. Antibiotik mungkin diperlukan dalam keadaan tertentu yang lebih serius.

Cara mencegah gusi bengkak

Menjaga kebersihan mulut

Sikat gigi dan gunakan floss (benang gigi) secara teratur, terutama setelah makan. Gingivitis adalah penyebab paling umum gusi bengkak sehingga menjaga kebersihan gigi yang tepat adalah perlindungan yang efektif. Selain itu, memilih produk perawatan gusi yang tepat dapat membantu mengatasi pembengkakan. Butuh beberapa saran? Menggunakan Pasta Gigi Darlie Gum & Teeth Protect Sensitivity Relief atau Darlie Gum & Teeth Protect Lasting Fresh dapat membantu meredakan sensitivitas pada gusi dan gigi untuk perlindungan jangka panjang. Pasta gigi Darlie dapat membantu kamu untuk menghindari masalah gusi di masa depan!

Pilih sikat gigi yang tepat

Menggunakan sikat gigi dengan bulu sikat yang keras dan menyikat terlalu kencang dapat melukai gusimu. Kamu bisa memilih sikat gigi dengan bulu lembut dan bahan antibakteri. Dengan cara ini, kamu dapat terhindar dari penyakit gusi, kerusakan gigi, dan berbagai masalah lainnya. Sikat gigi Darlie Active Gum Care memiliki bulu sikat sangat lembut dan tipis, sehingga sangat bagus untuk menjangkau sela-sela gigi, meminimalkan akumulasi plak, serta tentu merawat gusi.

Pemeriksaan rutin

Walau kamu tidak memiliki gejala sakit gigi atau gusi, kamu harus menjalani pemeriksaan gigi setidaknya sekali atau dua kali setahun. Pemeriksaan memungkinkan dokter gigi untuk melihat masalah apa pun sebelum masalah memburuk.

Tips Kesehatan Mulut
/
Gusi
/
Cara Mengatasi Gusi Nyeri & Bengkak